December 2011
59 posts
Dec 30th
250 notes
Dec 30th
265 notes
Dec 30th
1,402 notes
Dec 30th
23,523 notes
Dec 29th
369 notes
“Seringkali, kecewa itu timbul karena kita menaruh harap besar pada manusia,bukan...”
– (via anothersuperzupper)
Dec 29th
55 notes
“Semoga semua menjadi awal yang lebih baik. Amiin YRA”
Dec 29th
“Memuliakan orang tua, tak hanya berusaha mencukupi keperluan lahir dan hati nya,...”
– [Aa’ Gym]  (via anothersuperzupper)
Dec 29th
45 notes
Dec 29th
1,143 notes
“Bukan karena rumah istana kita jadi bahagia. Tapi karena kita bahagia rumah jadi...”
– Ahmad Rifa’i Rif’an (via kuntawiaji)
Dec 28th
135 notes
“Menjalani proses dengan sungguh - sunggu ternyata menyertakan kebehagiaan...”
– Mang Udin (via dhedhet)
Dec 28th
6 notes
Dec 26th
517 notes
Dec 26th
30,884 notes
For
26122011 Demi sebuah ….-…. Rumah-Terminal Concat-Perempatan Kentungan-PLN Jakal-Rumah Tidak berhenti, terus berlari, meraih mimpi.
Dec 25th
Dec 25th
6 notes
“The 3 C’s of life: Choice, Chance, Change. You must make the Choice...”
Dec 25th
“Bukan kesiapan hati, Tapi kewajiban diri”
Dec 25th
Dec 22nd
10,035 notes
Dec 21st
Dec 20th
Dec 20th
“memasung pencarian tiada henti pada satu bening janji menerima beda dan memberi...”
– 4
Dec 19th
Dec 19th
709 notes
“Someday you’ll learn when enough is enough.”
Dec 17th
2 notes
“Motivasi adalah sesuatu yg menbuat dirimu melangkah. Kebiasaan adalah sesuatu yg...”
Dec 17th
“Apa kabar wahai pungguk-ku?”
Dec 17th
Proses →
Setiap yang kita pilih selalu mempunyai dampak. Apa pun itu bentuk pilihannya. Baik dan buruk semua tetap akan berujung dengan akhir. Bisa tetap berakhir baik, bisa juga berakhir buruk. Yang harus kita perhatikan dari pilihan itu, adalah dengan cara seperti apa kita akan menjalani dan mengusahakan pilihan yang kita ambil.
Dec 17th
“Rasa kagumku untuk kelebihanmu, rasa sayangku untuk kekuranganmu. Keduanya...”
– (via kuntawiaji)
Dec 16th
175 notes
“Jika kau tanya kenapa aku memilihmu, itu karena Allah memberiku cinta yang...”
– Asma Nadia (via civirily)
Dec 16th
114 notes
“Banyak dokter reluctant, enggan, dan tak bersemangat melayani pasien miskin di...”
– dr. FX Wikan Indrarto, SpA (via achmadlutfi)
Dec 16th
49 notes
Cerpen : Memasak
duduk bersama Ibu di depan teras , dibawah pohon mangga dengan bangku kayu ku sejak kecil , tentu saja malam hari selepas isya , adalah hal paling menarik tahun-tahun belakang. Semenjak kuliah dan bekerja sehingga hanya memiliki waktu-waktu yang lebih sedikit bersama beliau
dulu disini adanya ibu bercerita tentang dongeng , segala benda bisa dia hidupkan dalam cerita , tapi kali ini adalah giliranku bercerita. Malam dimana ibu akan memberikan keputusan penting terhadap anak semata wayangnya.
Ibu : jadi , siapakah dia , Nak ? perempuan yang bakal jadi menantu ibu itu ?
Aku : hmmmm dia teman saya Bu, lebih muda 3 tahun dari saya , kenal waktu masih kuliah
Ibu : kapan kamu mau kenalkan sama Ibu ?
Aku : minggu depan mau Bu , ibu ada acara tidak ? kita pergi ke rumahnya ?
Ibu : hahahaaa ibumu kan sudah pensiun , masa ada acara sok sibuk
Pembicaraan ini sempat terhenti tanpa ada apa-apa selama 2 menit , Ibu diam memperhatikan
Ibu : kau kenapa , Nak ? apa yang kau pikirkan ?
Aku : ah ibu , aku hanya takut ibu tidak setuju dengan pilihanku ini
Ibu : kenapa kau berprasangka seperti itu , Nak ? apa yang terbaik dan menurutmu baik , ibu pasti setuju
Aku : hmmmm . . . dia baik bu,insyaAllah baik , rajin dan bersahaja , tapi satu yang mungkin mengganjal untuk Ibu , dia belum bisa masak Bu
Ibu memasang muka masam , hanya sebentar , aku tertunduk , teringat sekali dulu ibu bilang bahwa Ibu ingin seseorang yang pintar memasak , paling tidak seperti ibu , ibu pandai sekali memasak. Katanya masakan itu bisa bikin seseorang tambah cinta.
Lantas Ibu berbicara
Ibu : hahaaa tidak apa-apa , Nak.
Aku : sungguh Bu , bukankah dulu ibu ingin perempuan yang pintar memasak sebagai salah satu syaratnya ?
Ibu : nanti ibu yang akan mengajarinya , ibu yang akan menggemblengnya , kau tenang saja , paling dalam waktu 40hari , dia sudah jadi koki hebat seperti ibu , hahaha
Ibu tertawa sejenak , aku lega
Ibu : Nak , berutunglah
Aku : beruntung untuk apa ibu ?
Ibu : karena calonmu itubelum bisa masak , kelak , masakan istrimu itu , kau menjadi laki-laki pertama yang mencicipi masakannya , setidak enak apapun , kau pasti akan tersentuh ketika dia berusaha keras untuk memasak makanan itu untukmu . Kau adalah laki-laki yang beruntung karena yang merasakan masakannya pertama kali :)
Aku : hahaha Ibu bisa saja , terima kasih Ibu . .
Lagi , pembicaraan ini berlanjut hingga menjelang larut , bukan lagi tentang rencana untuk pergi ke rumahnya ,tapi tentang masa kecil dan masa lalu , ketika ayah masih ada , dan ketika saya masih anak-anak.
-----------------------------------------------------------------------
Bandung , 14 Desember 2011
pukul 00.01
Kurniawan Gunadi
Dec 16th
41 notes
Menikah, Menerima Takdir Terindah... →
kuntawiaji: Mencintai sepenuh hati itu tak sulit, bahkan kadang bukan lagi penuh, tapi hati kita sampai meluap. Yang sulit adalah untuk tetap mencintai sepenuh hati karena waktu adalah tantangan terbesar bagi cinta.
Dec 16th
41 notes
Dec 16th
7,743 notes
“Berusaha selalu memberi pesan terlebih dulu sebelum beraktivitas supaya kamu...”
Dec 16th
KAN KUINGAT SELALU PESANMU, IBUKU
Ibu, tatkala tetes peluhmu berderai Kan kuseka dengan hangat pelukku Jika tetes air matamu berurai Kan kuusap dengan senyum manisku Pabila tubuhmu melunglai Kan kusangga dengan tubuh mungilku Ibu, jika tatapanmu mulai meredup Kan ku berikan sinarku sebagai dianmu Apabila kau lelah untuk berucap Kan ku sampaikan semua pesan indah sebagai nasehat darimu Dan bila bunga di hatimu mengatup ...
Dec 16th
“Ibu mencintai kita seolah tak ada hari esok, sementara kita terus berjanji akan...”
– Fahd Djibran (via kuntawiaji)
Dec 16th
168 notes
“Nasihatilah perempuan dengan cara yang baik. Perempuan itu diciptakan dari...”
– HR Bukhari, Muslim, Ibnu Abi Syaibah, dan Baihaqi (via achmadlutfi)
Dec 15th
37 notes
“Jika Anda ingin hidup bahagia dengan laki-laki, Anda harus banyak memahaminya...”
– Helen Rowland (via kuntawiaji)
Dec 15th
168 notes
Dec 14th
diam menakutkan, bergerak mematikan
cepat seperti angin tenang seperti hutan dahsyat seperti api diam seperti gunung bergerak seperti halilintar misterius seperti bayangan
Dec 13th
Dec 13th
Dec 13th
"Seminar Mahasiswa Berprestasi" Sejarah 8 Desember...
“Seminar Mahasiswa Berprestasi” Sebuah kegiatan yang dilaksanakan oleh BEM KM dan Direktorat Kemahasiswaan UGM. Kegiatan yang penuh jalan liku. Semenjak 6 bulan yang lalu. Di buka jalur “Oprect Panitia” dengan konsep akan membuka jalur pemilihan Mahasiswa Berprestasi. Beberapa SC dan Koor masing masing sie maju ke dirmawa. Menjelaskan konsep. Beberapa pertemuan dengan dirmawa memberikan sinyal...
Dec 13th
1 note
Dec 13th
“Our background only sets the start for our life, not the finish line. We have...”
Dec 11th
“SET REALISTIC EXPECTATION”
– 
Dec 11th
Dec 11th
1,100 notes
“Whatever you say, im so sorry.. My family is my first priority”
–  
Dec 11th
Mereka adalah KELUARGA
Sumber Insipirasi & Motivasi IBU (Dra.Zamtinah M.Pd) ADEK (Hanif Nata Wijaya)
Dec 7th
“Ingat! Jadilah JUARA, jujur berkarya, jujur bersuara! :D”
–  
Dec 4th
1 note